Archives

News

Menghadapi dunia bisnis yang makin terintegreasi, apa saja strategi yang harus dirancang para CEO? Bagaimana memformulasikannya? Ada beberapa fenomena umum yang sering terjadi pada perseroan nasional, mulai dari yang secara proaktif (i)  Melakukan analisis dan membuat road map strategy dan kemudian menggelar aksi tempur ( ii) Tidak tahu harus berbuat apa, dan menganggapnya tidak akan terjadi apa-apa, lalu menjalankan bisnis seperti biasanya saja- business as usual. Apapun pemetaan dan strategi yang di buat, implilkasinya nanti akan dirasakan oleh perseroan, setelah kontes pertandingan kualifikasi dimulai. Dan kita akan bisa melihat siapa yang akan gugur “babak penyisihan” dan siapa yang akan“ masuk final”. Bagaimana sebuah perseroan bisa membuat peta response strategi secara sederhana? Peta response strategi bisa dibuat sederhana dengan membuat matriks.Misalnya pada garis sumbu vertical, kita memetakan “ akumulasi penguasaan Sumberdaya “.   Didalamnya menunjukkan kekuatan (menggalang) finance, cash flow, network distribusi, know-how, market share dan berbagai kekuatan intangible perseroan di dalam Industri, sesuai kategori perseroan. Pada sumbu Horizontal, kita... Read More
Bagaimana mendesain perseroan tetap Laris dan kuat, dari pasar ke pasar dan sigap menyambut peluang bisnis? Anda ingin melakukan transformasi agar output  produknya tetap relevant dengan permintaan pasar? Kini tersedia satu resources yang ditulis khusus untuk itu: ABG, Strategi Transformasi perseroan. Sebuah toolkit yang akan membuat perseroan Anda makin adaptif, makin besar dan makin gesit. ABG, Adaptif, Besar, Gesit, Strategi Transformasi Perseroan yang ditulis HendrikLim,MBA menyingkapkan langkah  fundamental yang disajikan secara amat praktis untuk membantu perseroan melakukan transformasi kinerja. Kini Anda dapat melakukan proses turn around secara sistematik dan terukur. Kinilah saatnya melakukan transformasi kinerja sebelum dipaksa oleh keadaan atau pelik nya daya saing. Dapatkan tool kit yang hebat,  karya Hendrik Lim, MBA tentang strategi transformasi perseroan: Adaptif Besar Gesit. Mendesign Perseroan tetap laris dan Kuat dari pasar ke Pasar dan sigap menyambut peluang Bisnis. Dapatkan di toko buku terkemuka di kota anda... Read More
How do you Design Strategy that create Breaktrough Performance? Untuk mencapai hasil yang spektakuler, strategi yang digunakan tidak bisa lagi yang bersifat konvensional. Artinya hanya sesuatu yang bersifat linear dan merupakan kepanjangan teknik masa lalu. Tapi harus sesuatu yang benar-benar bersifat leap frog; ada terobosan. Bagaimana menciptakan hal seperti itu? Ada beberapa teknik misalnya sebagai Games Changer. Jadi benar-benar pola baru: Dulunya tidak ada, sekarang ada. Mingkin melalui bantuan aplikasi teknologi, layaknya Gojek. Atau mendobrak paradigm. Misalnya menjual Tanah perkuburan kepada orang yang masih segar bugar ala San Diego di Karawang milik Lippo group. Sesuatu yang dulu nya tidak pernah dipikirkan orang.  Hal hal semacam ini meng-create demand. Dari yang dulu tidak ada, sekarang menjadi ada. Dengan begitu hasilnya akan leap frog, suatu lompatan jauh kedepan. Pendekatan seperti ini akan menghasilkan market disruption. Maksud nya kita tidak hanya sekedar memetakan keinginan konsumen, tetapi satu langkah lebih maju. Menciptakan demand. Bagaimana caranya? Dan untuk memungkinkan hal... Read More
Kapan Harus Mengubah Strategi, Dan Kapan Harus Mengubah Goal/Target Kapan mesti banting stir strategi? Kalau satu strategi tidak efektif membawa kita pada suatu goal, kita perlu melakukan modifikasi atau banting stir. Jadi strategi dan deployment haruslah tetap meng-akomodir flexibilitas operasionalisasi. Bila satu teknik tidak berhasil, kita menganalisa dan menyempurnakannya, hingga tercapai suatu strategi yang efektif. Sejatinya pola strategi perseron berubah seiring dengan tingkat pertumbuhan kompetensi dan pengalaman organisasi. Strategi juga berubah akibat perubahan dan pergeseran driver pertumbuhan dan peluang.   Yang harusnya berdiri kokoh adalah goal, alias sasaran tembak yang kita hendak tuju. Sebisa mungkin strategic goal tidak berubah-rubah.. Dengan begitu ia memberikan kepastian arah gerak. Sebuah goal juga tidak boleh dengan mudah digerak-gerakan oleh intimidasi keadaan, pengaruh atau hasutan pihak lain. Ingat nasehat lama: if the strategy doesn't work, change the strategy, not the goal. Kalau hanya karena dan tekanan- intimidasi keadaan, lalu kita dengan gampang menyerah dan melakukan kompromi terhadap goal,... Read More
  • 1
  • 2